Breaking News

Sejarah Kolonialisme Jaman Hindia Belanda (part 4)

Jakarta – Residen adalah gelar dari sejumlah pejabat yang mewakili negara nya dengan status diplomatik. Para Residen ini tentunya memiliki tanggung jawab atas tugas mereka, termasuk masalah hukum dan sektor pertanian pada masa itu.

Kediaman Residen Pekalongan di Bojong, credit : Wikipedia

Lalu Raffles meneruskan pendahulunya (Daendels) dengan me-reformasi pengadilan, polisi serta system administrasi di Jawa. Raffles yang tertarik pada budaya dan bahasa jawa ini pun pernah menuangkan-nya ke dalam buku berjudul “The History of Java” yang terbit pada tahun 1817. Raffles juga yang mengajarkan untuk membayar pajak kepada penduduk Jawa, bahwa mereka harus membayar hasil panen kira-kira 2/5 dari hasil panen tahunan kepada pihak berwenang.

credit : Wiki Archive

Raffles juga berhasil mengangkat ekonomi di Jawa berkat reorganisasi administrasi yang dia buat, terbukti dengan meningkatnya investor asing. Selain memberikan keuntungan, kedatangan para investor ini juga meningkatkan pendapatan pada saat itu. Efek dari meningkatnya ekonomi di jawa terlihat pada tahun 1825 dan tahun 1890.

Pada tahun tersebut jumlah peningkatan pejabat menengah Eropa menjadi 190 dari total sebelumnya 73. System pemerintahan di jawa pada saat itu menggunakan system direct atau dualistik, di dampingi dengan hirarki pribumi yang berfungsi sebagai penghubung antara Petani Jawa dan Layanan sipil Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *